Bonek Persebaya

MEMBEDAH PELUANG PERSEBAYA DI PIALA MENPORA

GREENNORD27.ID – Hasil undian Piala Menpora 2021 telah usai dilakukan Persebaya Surabaya tergabung di Grup C bersama Persik Kediri, Persela Lamongan, PSS Sleman, dan Madura United.

Ajang Pramusim yang bertajuk Piala Menpora akan diselenggarakan pada tanggal 21 Maret 2021. Diikuti oleh 17 Tim tanpa keikutsertaan Persipura. Dibagi menjadi 4 Grup dan tersebar di 4 Kota besar di Indonesia. Solo, Malang, Bandung dan Sleman “kebagian jatah” sebagai Tuan Rumah penyelenggara. Yang nantinya ajang ini menjadi tolak ukur layak apa tidaknya Kompetis Liga 1 digulirkan.

Persebaya Surabaya tim kebanggan Arek-arek Suroboyo akan bersua dengan 3 (tiga) Tim asal Jawa Timur, Persik Kediri, Persela Lamongan, Madura United dan 1 (satu) Tim dari Jawa Tengah yaitu PSS Sleman. Kami Tim Media GN akan mecoba sedikit menganalisa peluang Bajol Ijo untuk lolos dari fase grup ini.

Kita awali dengan Persik Kediri terlebih dahulu. Dari data yang sudah dikumpulkan oleh Redaksi GN Media, Persebaya dan Persik sudah bersua sebanyak 5 kali. Data terhitung dari Tahun 2004-2020. Dari 5 kali pertemuan tersebut masing-masing Tim meraih hasil 2 kali kemenangan dan 1 kali hasil imbang. Dengan cukup ketatnya 5 pertemuan terakhir, peluang ke dua Tim untuk saling mengalahkan masih terbilang cukup besar. Hanya di laga terakhir (Piala Gubernur Jatim) Persebaya mampun mengalahkan Macan Putih dengan selesih lebih dari 1 gol. Selebihnya pertandingan selalu berjalan alot dan miskin gol.

Bila mengacu hasil di atas kertas, Green Force lebih superior dibanding dengan daerah penghasil 1000 Pecel Lele ini. Dari 5 kali pertemuan, Persebaya berhasil meraih kemenangan sebanyak 3 kali dan menelan 1 kali kekalahan , sedangankan laga lainnya berakhir dengan imbang. Akan tetapi, Skuad Aji Santoso kali ini didominasi oleh pemain Internal dan hanya mengandalkan pemain lokal. Ajang ini pastinya bukan hanya sekadar main-main saja. Kejeniusan Coach Aji dalam meramu komposisi yang ada pastinya sangat menarik untuk kita saksikan bersama. Terlebih lagi ini bisa menjadi momentum bagi jajaran pelatih melihat kekurangan yang dimiliki skuadnya.

DERBY SURAMADU, kita pastinya sudah tidak asing dengan istilah itu. Terpisahnya Surabaya dan Madura hanyalah “sebatas jembatan” saja. Laskar Sape Kerrab sering kali menjadi lawan yang menyulitkan. Dari 5 kali pertemuan Persebaya hanya 2 kali meraih kemenangan, sedangkan 3 hasil lainya berakhir dengan 1 kekalahan dan 2 kali hasil imbang. Perbedaan skor pun tidak bisa dibilang mencolok. Masing-masing Tim hanya berhasil saling mengalahkan dengan defisit 1 gol. Dengan gabungnya Satria Tama dari Madura United ke Persebaya Surabaya, laga kali ini bisa menjadi ajang pembuktian bagi mantan punggawa Timnas -U23 ini.


El Classico, mungkin ini sedikit melebih-lebihkan. Tapi bila mengacu pada hasil pertemuan, Persebaya dan PSS Sleman lebih sering bersua pada era 2008 dan 2009. Kedua Tim baru kembali bertemu pada Tahun 2017. Dari 5 kali bertemu, Persebaya cukup dominan. 3 kali meraih kemenangan dan 2 laga lainnya berakhir imban dan kalah. Sleman sendiri dihuni oleh mantan Jendral lini tengah Bajol Ijo yaitu Misbakus Solikin. Dengan Dejan Antonic sebagai juru taktik, menarik kita lihat perang taktik apa yang akan disajikan oleh ke dua tim.

Sementara mungkin segitu saja yang bisa kita sampaikan, terlepas dari hasil Persebaya nanti kita serahkan semua kepada para 11 Pemain di Lapangan. Dan tak lupa tentunya do’a dan dukungan kita semua sebagai Bonek dan Bonita untuk mengawal setiap jalannya laga. Semoga Persebaya mampu meraih hasil yang kita semua inginkan.

Salam Satu Nyali, WANI!

Related posts

Balas Dendam Atau Harga Diri

Redaksi Green Nord

THE JAK, INI SIKAP KAMI!

Redaksi Green Nord 2

Ini Suara Kami, Bonek Suporter Persebaya

Redaksi Green Nord